Minggu, 27 Mei 2018

WAP dan WWW


A. Pengertian WWW
World Wide Web (WWW) merupkan sebuah istilah yang diberikan untuk seluruh bagian internet yang dapat diakses pengguna melalui web browser (Internet Explorer, Google Chrome, Opera, Mozilla, dll). WWW terdiri dari milyaran situs web, dan setiap situs web pun memiliki cukup banyak halaman web. Halaman web tersebut tersebar di seluruh dunia dengan menggunakan komputer server yang juga terhubung dengan internet.
Salah satu keuntungan dari WWW adalah adanya hyperlink. Misalkan kita mengetikkan sebuah alamat web seperti www.nesabamedia.com, maka secara otomatis teks tersebut akan berubah memiliki font color biru, serta bergaris bawah dan dapat langsung diklik. Jika sebuah hyperlink diketikkan dalam sebuah halaman web, maka siapapun bisa mengakses alamat yang tertera pada hyperlink tersebut.
Agar sebuah website memiliki banyak pengunjung, umumnya para perancang situs web meletakkan banyak jejak hyperlink di situs-situs yang mereka miliki untuk membantu pengunjung web menemukan halaman atau situs lain yang terkait.

B. Sejarah WWW
Sampai bisa digunakan dalam dunia penjelajahan internet hari ini, ternyata WWW juga sudah melewati sejarah yang panjang. Berikut merupakan sejarah singkat WWW dari peristiwa-peristiwa penting yang melatarbelakanginya.
  • 1989: Tim Berners Lee dari CERN (Laboratorium Fisika Partikel) yang terletak di Jenewa mengusulkan sebuah protokol di internet yang berfungsi sebagai sistem distribusi informasi, serta memungkinkan adanya sistem untuk saling berbagi info, bahkan menampilkannya dalam bentuk grafik dan tersebar di seluruh dunia. Sebelumnya, web browser dibuat dengan basis teks.
  • 1990: Tim Berners Lee telah menuliskan tiga teknologi dasar yang menjadi basis web hingga saat ini, yaitu HTML (Hypertext Markup Language), URL (Uniform Resource Identifier), dan HTTP (Hypertext Transfer Protocol).
  • 1991: Tim Berners Lee menemukan WWW. Pada awalnya, ia memiliki kebutuhan untuk menyusun arsip dari riset-riset miliknya, kemudian ia mengembangkan Equire dan dari situlah cikal bakal lahirnya WWW. Dalam Equire, Berners Lee telah berhasil membangun jaringan terkait antar arsip-arsip miliknya yang kemudian mempermudah pencarian informasi.
  • 1993: Marc Andersen dan timnya dari NCSA berhasil membuat web browser berbasiskan grafik untuk sistem X-Windows, dan menamakannya dengan Mosaic. Kemudian Mosaic mulai populer bagi pemakai lama maupun baru di internet. NCSA mengembangkan versi lain dari Mosaic untuk komputer berbasis Windows, Macintosh, UNIX, dan NeXT.
  • 1994: Andersen memisahkan diri dari NCSA, lalu bersama Jim Clark membuat Netscape yang kemudian menggantikan ketenaran Mosaic sebagai web browser. Pada tahun ini pula, CERN dan MIT mendirikan konsorsium yang dinamakan dengan W3C (World Wide Web Consortium) dengan tujuan membangun standar teknologi web.
  • 1995: Di akhir tahun, telah terdapat sekitar 300.000 website dari yang pada tahun sebelumnya hanya berjumlah 50 website. Pada tahun ini pula WWW telah berhasil menggantikan FTP sebagai jaringan yang paling tinggi trafficnya dalam internet.
  • 2009: Tim Berners Lee membangun World Wide Web Foundation, yang bertujuan untuk membagikan open web kepada masyarakat luas.
C. Fungsi WWW
Fungsi WWW secara garis besar adalah sebagai penyedia data dan informasi yang diperlukan oleh pengguna internet. WWW secara langsung menghubungkan pengguna internet ke berbagai macam web server sehingga pengguna bisa mengakses data, dokumen, dan berbagai macam informasi. Secara umum, terdapat empat layanan WWW, yaitu web mail service, search engine, web hosting, dan portal. Keempatnya akan dijelaskan pada poin-poin di bawah ini.

1. Web Mail Service. Dari mulai berkirim surat pribadi, surat untuk melamar pekerjaan, hingga untuk kepentingan bisnis, kini hampir semua orang membutuhkan layanan web mail service untuk bisa berkirim surat elektronik secara gratis. Pilihannya pun kini semakin banyak, Anda bisa membuat akun pribadi di beberapa situs web yang tersedia, seperti www.yahoo.com, www.gmail.com, dan sebagainya.

2. Search Engine. Dengan membludaknya jumlah website yang kini diperkirakan telah mencapai ratusan juta situs, maka ketika mencari tahu tentang suatu hal, orang akan sangat terbantu dengan keberadaan search engine, alias mesin pencari. Cukup ketikkan kata kunci terhadap hal yang ingin Anda cari, maka mesin pencarilah yang akan menampilkan ribuan website yang mengandung kata kunci tersebut, sehingga mempermudah pencarian Anda. Beberapa contoh mesin pencari yang populer adalah Google, Yahoo Search dan Bing.

3. Web Hosting. Web hosting bagaikan sebuah tempat yang disewakan di dunia maya sehingga pengguna internet dapat menempatkan website pribadi miliknya. Beberapa web hosting ada yang menawarkan fasilitasnya dengan gratis (semisal platform website atau platform blog milik Blogger.com atau WordPress.com), dengan ketentuan biasanya alamat domainnya lebih panjang, misalnya anda ingin membuat blog / website di kedua platform tersebut, maka alamat domain anda akan menjadi andika.blogspot.com atau andika.wordpress.com.

4. Portal. Salah satu contoh portal adalah www.yahoo.com. Di dalam sebuah portal, terdapat berbagai macam layanan sekaligus, misalnya untuk kasus yahoo, selain email (Yahoo Mail), terdapat pula layanan berita (Yahoo News), chatting (Yahoo Messenger), tanya jawab (Yahoo Answer) dan lain sebagainya.

D. Wireless Appliccation Protokol (WAP)
WAP adalah standar Internasional terbuka untuk aplikasi yang menggunakan komunikasi nirkabel. Wireless Application Protocol adalah protokol  atau sebuah teknik messaging service yang memungkinkan sebuah telepon genggam digital atau terminal mobile yang mempunyai fasilitas WAP, mengakses Internet dengan format teks. Situs Internet yang dapat diakses harus merupakan situs dengan fasilitas WAP.
WAP merupakan teknologi dengan prinsip dasar WML (Wireless Markup Langueage) yang diterapkan pada handphone untuk dapat diakses ke internet pada waktu pertama kali penciptaannya. WAP diyakini akan menjadi salah satu terobosan yang akan mempermudah kita dalam menikmati internet hanya dengan menggunakan pesawat handphone.


WAP juga dimaksudkan untuk menambah fungisionalitas ponsel untuk layanan-layanan real time, seperti informasi indeks saham, lalu lintas dan cuaca. Protokol, standard-standard dan spesifikasi WAP ditentukan oleh suatu badan yang bernama WAP Forum.
Dimana Nokia, Ericsson, Motorola, Phone.com (sekarang Unwired Planet) adalah pemprakarsa forum tersebut. Tujuan dari dibentuknya forum ini adalah membuat standar yang memungkinkan informasi di internet dapat diakses menggunakan perangkat wireless dalam ruang lingkup teknologi bearer (pembawa) yang ada.
Nah, karena kecanggihan teknologi yang satu ini diyakini sebagai sesuatu yang pasti akan digunakan oleh banyak orang, maka pada waktu itu banyak perusahaan-perusahaan handphone segera berlomba-lomba memproduksi handphone yang bisa menggunakan fasilitas WAP.
Namun WAP tidak ubahnya seperti protokol komunikasi lainnya, terdiri dari aturan-aturan yang terstuktur untuk mengatur jalannya komunikasi data pada perangkat mobile.
Terdapa tiga bagian utama yang perlu anda ketahui dalam mengakses WAP. Perangkat wireless yang mendukung WAP, WAP Gateway sebagai perantara dan server sebagai sumber dokumen. Dokumen yang berada dalam web server dapat berupa dokumen HTML maupun WML.
Dokumen WML khusus ditampilkan melalui browser dari perangkat WAP. Sedangkan dokumen HTML yang seharusnya ditampilkan melalui web browser, sebelum dibaca melalui browser WAP diterjemhkan terlebih dahulu oleh gateway agar dapat menyesuaikan dengan perangkat WAP.
WAP di buat pertama kali sebagai protokol komunikasi bergerak yang tidak bergantung pada sistem tertentu. WAP dirancang sebagai bagian dari sistem di masa depan sama halnya dengan Bluetooh dan GPRS. WAP merupakan protokol komunikasi bergerak yang terdiri dari beberapa layer dan dapat di jalankan pada sistem jaringan yang berbeda.
Wah…wah dengan adanya WAP, pastinya sebuah telepon genggam digital bisa melihat atau bahkan membaca situs internet dalam sebuah format teks khusus.

E. Fungsi WAP

Sebagai media layanan 24 jam dan mudah mengakses, hanya melalui Handphone sekalipun daerah terpencil asalkan telah terjangkau layanan HP. Teknologi WAP memudahkan kita untuk mengakses data. Terlebih saat ini di mana perkembangan dunia informatika sangat pesat. Di satu sisi perkembangan tersebut menyebabkan kita mesti terus terkoneksi.
Namun, di sisi lain tidak akan mungkin terus berada di depan komputer untuk mengakses fixed internet. Teknologi WAP menjadi pilihan pertama di dalam menyebarkan informasi, komunikasi, berita aktual, harga saham dan masih banyak lagi.
Dengan begini pastinya anda seperti memiliki Internet didalam saku. Selain itu, nantinya informasi yang setiap hari harus diakses melalui PC akan segera dapat diakses melalui ponsel.

F. Cara Kerja WAP

Mekanisme kerja WAP (Wireless Application Protocol) hampir sama dengan mekanisme kerja Internet. WAP membutuhkan sebuah gateway untuk menjembatani ponsel dengan Internet dalam mengirim dan menerima data.
WAP Gateway berfungsi untuk meneruskan permintaan informasi dari ponsel menuju server melalui HTTP Request dan sebaliknya dari server menuju ponsel melalui HTTP Response. Untuk melihat kemampuan gateway dalam menerjemahkan dokumen sehingga dapat dibaca oleh microbrowser
Saat sebuah handheld mobile device tersambungkan ke jaringan wireless dan meminta akses sebuah site web yang mendukung WAP, handheld mobile device anda akan mengirimkan permintaan tersebut via gelombang radio ke sel terdekat.


Dimana langsung dirutekan ke internet melalui sebuah server gateway. Hal ini sama halnya dengan pengguna komputer yang membutuhkan ISP (Internet Service Provider) sebagai gateway dalam menjembatani komputer dengan Internet.
Server gateway tersebut akan menerjemahkan permintaan ke format standar HTTP dan meneruskannya ke site web. Bila site tersebut meresponsnya, ia akan mengirimkan dokumen HTML ke server gateway, kemudian dikonversi menjadi WML dan merutekannya ke antena terdekat.
Antena tersebut akan mengirimkan data via gelombang ke piranti WAP anda dan akhirnya microbrowser aplikasi kecil yang dibuat didalam wireless device sebagai navigator yang menyediakan interface antara user dan wireless internet menampilkan halaman tersebut.
Sebuah ponsel yang mendukung WAP dilengkapi microbrowser. Browser kecil ini mengakses WML (Wireless Markup Language) melalui protokol WAP, ponsel WAP berkomunikasi dengan server yang disebut Gateway WAP. Server gateway WAP terletak diantara jaringan operator wireless dan internet atau intranet.
Namun ingat, bahwa ponsel yang digunakan juga harus WAP Enabled. Artinya ponsel sudah dilengkapi dengan teknologi WAP yang bisa digunakan untuk mengakses Internet.
Memberikan layanan informasi melalui WAP yang sifatnya tidak statis tidak akan menguntungkan bagi pengakses WAP site. Dengan isi yang dinamis, WAP site akan lebih dibutuhkan para pengguna ponsel. Karena kebutuhan informasi yang mereka cari adalah informasi real time, yang saat ini juga dibutuhkan tanpa bergantung pada lokasi dan keberadaan PC.
Dibutuhkan pemrograman aplikasi WAP untuk bisa menjawab kebutuhan tersebut. Seperti halnya mengetikkan URL untuk mengakses website, kita juga akan melakukan hal yang sama untuk mengakses WAP site di ponsel. Dengan mengakses web server melalui ISP dan login ke Internet, maka halaman WAP akan dikirim dan dimunculkan di layar ponsel. Bagi pengguna PC, juga disediakan browser emulator yang bisa digunakan untuk mengakses situs ini.

G. Kelebihan dan Kekurangan WAP

Tujuan dari spesifikasi WAP adalah untuk memberikan suatu standarisasi yang sederhana untuk telepon seluler untuk mengakses internet. Agar dapat mengakses internet dalam ponsel terdapat micro-browser. Micro-browser untuk saat ini tidak sebaik browser untuk website.
WAP belum bisa menampung bentuk-bentuk informasi seperti yang bisa dilakukan oleh website. Nah, sebelum anda menggunakan WAP ada baiknya jika mengetahui apa saja kelebihan serta kekurangan dari WAP.
1. Kelebihan WAP
  • Portabel.
  • Mudah dalam penggunaannya.
  • Akses ke pelayanan yang luas.
  • Pelayanan dapat berifat personal.
  • Akses pelayanan cepat, efisien dan nyaman.
  • Piranti WAP memiliki bentuk bervariasi (pager, telepon, PDA).
2. Kelemahan WAP
  • Konfigurasi telepon selular untuk service WAP masih termasuk sulit.
  • Jumlah telepon selular yang mendukung WAP masih terhitung sedikit.
  • Protokol lain seperti SIM Application Toolkit dan MexE (Mobile Station Application Execution Envirovment) secara luas didukung dan didesain untuk bersaing dengan WAP.
 Daftar Pustaka :
- https://www.nesabamedia.com/pengertian-www-beserta-fungsi-dan-sejarah-www/
- http://www.portal-gallery.com/wap-salah-satu-jenis-wireless-yang-memiliki-layanan-real-time/

Internet Protocol TCP/IP

A. Arsitektur Protocol TCP/IP

Dalam komunikasi dua atau lebih perangkat jaringan atau end devices memerlukan standar yang saling dimengerti oleh satu dengan yang lain, seperti sebuah bahasa bagi kita manusia agar dapat berkomunikasi dengan baik antar sesama manusia. Dalam sebuah jaringan istilah ini dikatakan sebagai Protocol. TCP/IP adalah sekumpulan perangkat protocol yang terdiri dari dua protokol utama yaitu Transmission Control Protocol (TCP) dan Internet Protocol (IP). Dengan TCP/IP dapat memungkinkan tejadinya komunikasi antar perangkat jaringan terutama komputer yang memiliki perbedaan karakteristik dari segi hardware maupun software. Model TCP/IP mengikuti konsep empat layer yang biasa dikenal sebagai Department of Defense (DoD) dengan tujuan membangun jaringan yang dapat bertahan pada segala  kondisi. Setelah itu model TCP/IP dijadikan model dasar yang terus digunakan dan sampai sekarang dijadikan standar, seperti internet yang dibangun dengan model dasar TCP/IP.
Keunggulan menggunakan Protocol TCP/IP :
  • Merupakan sebuah Open Protocol Standard yang dikembangkan secara bebas dan terlepas dari perangkat keras komputer dan sistem operasi, sehingga dukungan terhadap TCP/IP menjadi luas dan sangat ideal untuk menyatukan berbagai perangkat jaringan yang berbeda – beda.
  • Merupakan sebuah perangkat jaringan yang khusus dan independen, hal ini dapat memungkinkan penyatuan dari berbagai macam jenis jaringan.
  • TCP/IP dapat dipakai di atas  Ethernet, DSL, dial-up dan semua jenis media transmisi fisik lainya.
  • Memiliki teknik pengalamatan yang dapat membuat setiap perangkat TCP/IP dapat dikenali secara spesifik dalam jaringan yang besar

B. Model TCP/IP 
  1. Application Layer 
Application layer menyediakan cara bagi program – program aplikasi untuk mengakses lingkungan OSI layer. Lapisan ini bersisikan fungsi – fungsi manajeman dan mekanisme – mekanisme yang umumnya berguna untuk mendukung aplikasi – aplikasi yang didistribusikan. Selain itu, aplikasi tujuan umum seperti file transfer, email, dan terminal access untuk program komputer yang berjauhan ditempatkan dalam lapisan ini.

Application layer berfungsi untuk menangani masalah representasi data, proses encoding dan dialog control yang memungkinkan terjadinya komunikasi antar aplikasi jaringan. Application layer berisi spesifikasi protocol - protocol khusus yang menangani seperti :
  • Hypertext Transfer protocol (HTTP) merupakan protocol yang dipakai untuk kominikasi World Wide Web (WWW).
  • File Transfer Protocol (FTP) merupakan sebuah layanan Internet yang mentransfer file- file dari satu komputer ke komputer lain.
  • Simple Mail Transfer Protocol (SMTP) merupakan sebuah protocol yang dipakai untuk server mail untuk mengirimkan elektronik mail (Email).
  • Telnet merupakan sebuah protocol seperti terminal yang dapat dipakai untuk log-on kedalam sebuah host jaringan yang jauh (Remote). Dengan Telnet pemakai dapat melakukan operasi- operasi program dalam jarak jauh sehingga memudahkan administrasi.
  • Domain Name System (DNS) merupakan sebuah protocol dan layanan pada sebuah karingan TCP/IP yang memunginkan para pemakai jaringan untuk menggunakan nama- nama website tanpa harus mengetikkan alamat IP Address. DNS berfungsi untuk menerjemahkan alamat IP kedalam nama website.
  • Border Gateway Protocol (BGP) adalah sebuah exterior routing protocol berbasis distance vector yang banyak digunakan untuk sambungan antar ISP atau antara ISP dengan lokasi pelanggan, jika pelanggan mempunyai beberapa sambungan ke Internet sekaligus.
  • Ping adalah program Utility yang memungkinkan pengguna untuk mengetahui status sebuah mesin dan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai mesin tersebut
  • Post Office Protocol (POP) mendefinisikan interface sederhana antara software user client (seperti Eudora, Outlook) dengan e-mail server, digunakan untuk mengambil e-mail dari server, sehingga client dapat me-manage mailbox-nya.
  • Internet Mail Access Protocol (IMAP) merupakan alternative dari POP sebagai interface antara user mail client software dengan e-mail server, digunakan untuk mengambil e-mail dengan lebih banyak flexibilitas dalam managemen mailbox.
  • Open Shortest Path First (OSPF) adalah protocol routing berbasis link state yang digunakan di dalam jaringan corporate. OSPF sering disebut sebagai interior gateway protocol.
  • Secure Sockets Layer (SSL) Memberikan mekanisme untuk berkomunikasi yang aman di Internet. SSL berbasis sertifikat dan kriptografi menggunakan kunci public. Aplikasi SSL yang sering kita gunakan adalah HTTP di atas SSL, yang lebih sering dikenal sebagai HTTPS. Versi baru SSL di kenal sebagai Transport Layer Security (TLS)
  • Network Time Protocol (NTP) digunakan oleh mesin di Internet untuk mensinkronkan waktu mereka dengan time server yang ada di Internet.
  • Traceroute adalah sebuah tool yang dapat menayangkan routing yang diambil sebuah paket yang berjalan di Internet dari mesin local ke mesin remote tujuan. Di Linux / Unix telah tersedia perintah traceroute. Di Windows dengan perintah tracert.

     2. Transport Layer

Transport Layer menyediakan layanan pengiriman dari sumber data menuju ke tujuan data dengan cara membuat logical connection antara keduanya. Layer ini bertugas untuk memecah data dan membangun kembali data yang diterima dari application layer kedalam aliran data yang sama antara sumber dan pengirim data. Transport layer ini terdiri dari dua protocol yaitu TCP dan UDP. Protocol TCP memiliki orientasi terhadap realibilitas data sedangkan protocol UDP lebih berorientasi pada kecepatan pengiriman data.
  
     3. Internet Layer
Internet layer memiliki tugas untuk memilih rute terbaik yang akan dilewati oleh sebuah paket data dalam sebuah jaringan. Layer ini juga bertugas utuk melakukan packet switching untuk mendukung tugas utama tersebut. Internet Layer terdiri dari :
  • Internet Protocol (IP) adalah teknik pengalamatam dan merutekan paket-paket.
  • Internet Control Message Protocol (ICMP) mengirimkan pesan- pesan kesalahan kepada sebuah IP ketika terjadi masalah.
  • Address Resolution Protocol (ARP) berfungsi untuk menentukan alamat sebuah perangkat jaringan .
  • Internet Group Management Protocol (IGMP) menginformasikan router tentang ketersediaan anggota- anggota pada grup multicast.

     4. Network Access
LayerNetwork Access Layer bertugas untuk mengatur semua hal-hal yang diperlukan sebuah IP Packet agar dapat dikirim melalui sebuah media fisik jaringan. Termasuk di dalamnya detail teknologi LAN dan WAN. Contoh protocol pada layer ini adalah standar protocol modem PPP dan SLIP, termasuk juga driver perangkat keras yang diperlukan untuk mengenali sebuah perangkat jaringan.
 

C. Transmission Control Protocol (TCP) 
TCP atau Transmission Control Protocol adalah bagian dari Protocol TC / IP yang digunakan bersama dengan IP (Internet Protocol) untuk melakukan pengiriman data dalam bentuk unit- unit pesan antara komputer ke dalam internet. Pengiriman data ini dapt dilakukan karena TCP selalu meminta konfirmasi setiap kali selesai mengirim data untuk memastikan apakah data tersebut telah sampai di tempat tujuan, Kemudian TCP akan mengirimkan data urutan berikutnya atau melakukan re- transmission yaitu pengiriman ulang data tersebut. Data yang dikirim dan diterima diatur berdasarkan nomor urut. TCP juga mengawasi unit data individual atau dikenal dengan nama paket, dimana pesan – pesan dibagi untuk efisensi routing melalui internet. Protocol TCP bertanggung jawab untuk pengiriman data dari sumber ke tujuan dengan benar. TCP juga bertugas mendeteksi kesalahan atau hilangnya data dan melakukan pengiriman kembali sampai data yang benar diterima dengan lengkap. TCP menyediakan pelayanan seperti connection oriented, reliable, byte stream service. Connection oriented berarti dua aplikasi pengguna TCP harus melakukan pembentukan hubungan dalam bentuk pertukaran kontrol informasi sebelum transmisi data terjadi untuk dapat melakukan pertukaran data tersebut. Reliable berati TCP menerapkan proses deteksi kesalahan paket dan retransmisi. Byte stream service berarti paket dikirimkan dan sampai ke tempat tujuan secara berututan.


 

D. Internet Protocol (IP) 
Internet Prtotocol (IP) adalah protocol pada TCP/IP yang mengatur bagaimana suatu data dapat dikenal dan dikirim dari satu komputer ke komputer lain hingga sampai ke tujuan dalam satu jaringan kompiter. IP atau Internet Protocol memiliki karakteristik sebagai connectionless protocol ini berarti IP tidak melakukan error detection and recovery dan pertukaran kontrol informasi untuk membangun sebuah koneksi sebelum mengirim data. Sebuah koneksi baru akan terjadi apabila proses tersebut dilakukan sehingga dalam hal ini IP bergantung pada layer lainya untuk melakukan proses. IP memiliki lima fungsi utama dalam sebuah jaringan berdasarkan TCP/IP yaitu :
  • Mendefinisikan paket yang merupakan unit dasar transmisi dalam jaringan internet.
  • Mendefinisikan skema pengalamatan internet.
  • Meindahkan data antara transport layer dan Network Acceess Layer.
  • Melakukan routing paket.


E. IP address
IP address terdiri dari 4 Octet atau bilangan biner 8 bit. Nilai terbesar dari bilangan biner 8 bit adalah 255 Karena IP address terdiri dari 4 buah bilangan 8 bit, maka jumlah IP address yang tersedia adalah 255 pangkat 4. IP address sebanyak ini harus dibagi bagikan ke seluruh pengguna jaringan internet di seluruh dunia. Untuk mempermudah proses pembagiannya, IP address dikelompokkan dalam kelas kelas. Dasar pertimbangan pembagian IP address ke dalam kelas-kelas adalah untuk memudahkan pendistibusian pendaftaran IP address. Dengan memberikan beberapa blok IP address kepada ISP (Internet Service Provider) di suatu area diasumsikan penanganan komunitas lokal tersebut akan lebih baik, dibandingkan dengan jika setiap pemakai individual harus meminta IP address ke otoritas pusat, yaitu Internet Assigned Numbers Authority (IANA).
 


D. Format IP Address
  • Bentuk binerIP address merupakan bilangan biner 32 bit yang dipisahkan oleh tanda pemisah berupa tanda titik setiap 8 bitnya. Tiap 8 bit ini disebut sebagai oktet. Bentuk IP address adalah sebagai berikut :
          XXXXXXXX . XXXXXXXX . XXXXXXXX . XXXXXXXX
          Setiap simbol “x” dapat digantikan oleh angka 0 dan 1, misalnya sebagai berikut :
          11110001 . 00001011 . 10001101 . 00110100

  • Bentuk Doted Decimal
Notasi IP address dengan bilangan biner  tidak mudah dibaca. Untuk membuatnya lebih mudah dibaca dan ditulis, IP address sering ditulis sebagai 4 bilangan desimal yang masing - masing dipisahkan oleh titik. Format penulisan seperti ini disebut “dotted-decimal notation” (notasi desimal bertitik). Setiap bilangan desimal tersebut merupakan nilai dari satu octet (delapan bit) IP address. Contoh bagaimana sebuah IP address yang ditulis dengan notasi dotted-decimal
          11000000 . 10100100 . 00000001 . 00000001
          192           .       168     .        1        .         1
 

Dalam memenuhi kebutuhan jaringan yang berbeda tiap pengguna, maka IP Address dibagi dalam beberapa kelas yaitu kelas A, B, C, D,E dengan penjelasan sebagai berikut :
 

  • IP Addreess Kelas A
IP Adress kelas A diperuntukan untuk jaringan yang sangat besar karena dapat memberikan alamat sebanyak 16.777.214 host per segment jaringan. Bit pertama dari IP Address kelas A adalah 0 – 127 tapi pada kenyataanya angka yang dapat dipakai sebagai Network ID adalah 1 – 126 karena angka 0 tidak boleh dipakai dalam mendefinisika octet pertama sebagai network id dan 127 adalah alamat IP loopback (alamat default tiap komputer / perangkat jaringan) IP Address kelas A terdiri dari Network – ID sebanyak 8 bit / octet pertama dan 24 bit / 3 octet selanjutnya sebagai host-id.    
          Network . Host . Host . Host
          10    .     110    .    17   .    10
 

  • IP Address Kelas B
IP Adress kelas B diperuntukan untuk jaringan yang cukup besar karena dapat memberikan alamat sebanyak 65.534 host per segment jaringan. Bit pertama dari IP Address kelas B adalah 128 – 191. IP Address kelas B terdiri dari Network – ID sebanyak 16 bit / 2 octet pertama dan 16 bit / 2 octet selanjutnya sebagai host-id.
          Network . Network . Host . Host
          172    .     11    .    17   .    9
 
  • IP Address Kelas C
IP Adress kelas B diperuntukan untuk jaringan kecil atau menengah karena dapat memberikan alamat sebanyak 254 host per segment jaringan. Bit pertama dari IP Address kelas C adalah 192 – 223. IP Address kelas C terdiri dari Network – ID sebanyak 24 bit / 3 octet pertama dan 18bit / 1 octet terakhir sebagai host-id.    
          Network . Network . Host . Host
          192    .     11    .    17   .    9
 
  • IP Address Kelas D
Alamat IP kelas D diperuntukan hanya untuk alamat-alamat IP multicast, sehingga berbeda dengan kelas A, B atau C. IP Kelas D terdiri dari empat bit pertama selalu dijadikan kedalam bilangan biner 1110. 28bit sisanya digunakan sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host.
  • IP Address Kelas E
Alamat IP kelas E diperuntukan sebagai alamat untuk eksperimental atau percobaan dan dijadikan cadangan untuk digunakan pada masa depan. IP kelas E terdiri dari empat bit pertama selalu dijadikan kedalam bilangan biner 1111 dan 28 bit sisanya digunakan sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host.
 

IP PublikIP Publik adalah alamat-alamat yang telah ditetapkan oleh Inter NIC atau asosiasi internet dan merupakan sebuah network indentifier yang telah dijamin unik atau tidak akan ada IP yang sama. Jika alamat IP Publik sudah ditetapkan maka alamat tersebut dapat dipakai untuk dijadika identitas router dimiliki pengguna jaringan dan router tersebut dapat diakses dari luar jaringan  pengguna atau remote jarak jauh.

E. IP Private
Setiap host atau perangkat jaringan membutuhkan sebuah alamat IP yang secara global unik atau berbeda dengan  IP Publik. Pengguna jaringan atau organisasi yang memiliki jaringan lokal atau Local Area Network (LAN) apabila ingin setiap komputernya terhubung dengan internet tidak mungkin membeli alamat IP Publik pada masing – masing komputer karena akan sangat menghabiskan sumber daya dan boros terhadap IP yang sifatnya terbatas. Maka dari itulah pengguna jaringan perlu membuat IP Privat yang gunanya untuk menghemat penggunaan IP Public.
Dengan menggunakan IP Public dan IP Private untuk menghubungkan keduanya maka diperlukan sebuah perangkat yang bernama router yang nantinya akan berfungsi sebagai Network Address Translation (NAT) yang bertugas untuk menerjemahkan IP Private menjadi IP Publik ketika komputer – komputer dalam organisasi terhubung ke jaringan internet.

Daftar Pustaka :

Enkripsi


Enkripsi adalah bentuk modern dari kriptografi yang memungkinkan pengguna untuk menyembunyikan informasi dari orang lain. Enkripsi menggunakan algoritma yang kompleks yang disebut cipher dalam rangka untuk mengubah data normal (plaintext) menjadi serangkaian karakter acak (ciphertext) yang tidak dapat dibaca oleh orang-orang tanpa kunci khusus yang membuat data tersebut terdekripsi. Mereka yang memiliki kunci dapat mendekripsi data untuk melihat plaintext dari karakter string acak ciphertext.

Dua metode enkripsi yang paling banyak digunakan adalah Public key (asymmetric) encryption dan Private key (symmetric) encryption. Keduanya sama dalam arti bahwa keduanya memungkinkan pengguna untuk mengenkripsi data untuk menyembunyikannya dari orang lain, dan kemudian mendekripsi data tersebut dalam rangka untuk mengakses plaintext asli. Namun, mereka berbeda dalam cara mereka menangani langkah antara enkripsi dan dekripsi.

Public Key Encription


Public Key atau enkripsi asimetris menggunakan penerima Public Key serta mencocokan Private Key.
Misalnya, jika Niko dan Niki keduanya memiliki kunci untuk sebuah kotak, dengan Niko memiliki Public Key dan Niki memiliki Private Key yang cocok, Niko bisa menggunakan kunci untuk membuka kotak dan meletakkan segala sesuatu ke dalamnya, tapi dia tidak akan mampu untuk melihat barang-barang sudah ada di sana, juga tidak akan dapat mengambil apa-apa. Niki, di sisi lain, bisa membuka kotak dan melihat semua item di dalam maupun menghapusnya saat ia melihat kecocokan dengan menggunakan Matching Private Key (Pencocokan). Namun, Niki tidak bisa menambahkan sesuatu ke kotak tanpa memiliki kunci publik tambahan.
Dalam arti digital, Niko dapat mengenkripsi plaintext (dengan Public Key), dan mengirimkannya ke Niki, tapi hanya Niki (dan Matching Private Key) yang bisa mendekripsi ciphertext kembali ke plaintext. Public Key (dalam skenario ini) digunakan untuk mengenkripsi ke ciphertext, sedangkan Private Key digunakan untuk mendekripsi kembali ke plaintext. Niki hanya akan membutuhkan Private Key untuk mendekripsi pesan Niko, tapi dia perlu akses ke Public Key tambahan untuk mengenkripsi pesan dan mengirimkannya kembali ke Niko. Niko di sisi lain tidak bisa mendekripsi data dengan Public Key, tapi ia bisa menggunakannya untuk mengirim Niki pesan yang terenkripsi.

Private Key Encryption                                   

Perbedaan Private Key atau enkripsi simetris dengan Public Key terletak pada tujuan kunci itu sendiri. Masih dua kunci yang diperlukan untuk berkomunikasi, tetapi masing – masing tombol ini sekarang pada dasarnya sama.
Misalnya, Niki dan Niko keduanya memiliki kunci ke kotak, tetapi dalam skenario ini kunci yang mereka miliki melakukan hal yang sama. Keduanya kini dapat menambah atau menghapus sesuatu  dari kotak.
Berbicara secara digital, Niko sekarang dapat mengenkripsi pesan serta mendekripsi dengan kuncinya. Niki dapat melakukan hal yang sama dengan miliknya.

Kapan kita perlu menggunakan enkripsi
Berikut adalah beberapa kasus yang menyebabkan kenapa kita harus menggunakan sebuah enkripsi:
  1. Jika kita akan menyimpan password member ada user kedalam table user, jika didalam php biasanya menggunakan enkripsi MD5.
  2. Pada aplikasi instant messaging seperti pada BBM, Whatsapp, Line, KakaoTalk. Biasanya enkripsi dilakukan ketika aplikasi mengirim pesan ke server dan response dikembalikan dari server.
Sebenarnya masih banyak contoh penggunaan lain dari enkripsi, namun menurut saya kedua contoh diatas merupakan contoh yang paling mudah dipahami karena banyak yang menggunakannya.
Mari kita jelaskan secara detail mengapa kedua contoh diatas memerlukan sebuah enkripsi.

1. Enkripsi pada saat menyimpan password user
Jika kita membuat sebuah website yang didalamnya ada module admin yang dipergunakan untuk melakukan maintenance content (jika anda menggunakan CMS seperti WordPress, Joomla, Drupal pasti anda akan selalu menggunakannya). Sebenarnya pada saat melakukan insert kedalam database kita tidak perlu mengenkripsi password data anda, namun karena alasan keamanan sebaiknya anda melakukannya umumnya pada website basic enkripsi itu adalah menggunakan metode MD5. Ada beberapa hal yang harus anda perhatikan disini yakni ketika anda menyimpan kedalam database maka data sudah di enkripsi menggunakan sebuah metode tertentu (dalam hal ini MD5), maka anda akan benar benar tidak tahu apa passwordnya ketika melihat di database.
Bagaimana jika user lupa password mereka? ini adalah pertanyaan lanjutan dari kasus diatas, karena kita menyimpan data password yang sudah di enkripsi maka jika kita lupa password yang bisa dilakukan adalah membuat sebuah form yang nantinya akan mensubmit data email atau username yang akan dicocokan dengan entry database. Jika ditemukan maka system akan mengirimkan email berisi link untuk mereset password anda. Yang ketika link tersebut anda buka anda akan mengentry password baru anda dan link ini haruslah valid ketika belum dibuka dan memiliki expired time (untuk menjaga orang yang tidak bertanggung jawab).

2. Enkripsi pada aplikasi instant messaging
Pada aplikasi instant messaging seperti BBM, Whatsapp, Line dan sebagainya ada sebuah enkripsi yang dilakukan ketika user mengirim data ke server, dan ketika server mengirim data ke aplikasi lagi. Mengapa hal ini perlu dilakukan alasannya sederhana yakni aplikasi instant messaging adalah aplikasi personal yang isi data dari percakapan itu umumnya data yang tidak boleh diketahui oleh orang lain (kecuali dari si pembuat aplikasi). Biasanya para pembuat aplikasi ini bisa membalikan proses enkripsinya sehingga bisa mendapatkan data aslinya.
Pada contoh pertama biasanya disebut enkripsi satu arah atau enkripsi yang tidak bisa dibalik prosesnya (decrypt), sedangkan pada contoh kedua biasanya disebut enkripsi dua arah atau enkripsi yang bisa dibalik prosesnya (decrypt).

Daftar Pustaka :